Simposium Regional Pengembang Teknologi Pembelajaran Kembali Digelar

0
91

Jakarta, (18/11) – Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Pusat Data dan Teknologi Informasi (Pusdatin) selaku Instansi Pembina Teknis Jabatan Fungsional Pengembang Teknologi Pembelajaran (JF–PTP) kembali menggelar Simposium Regional Pengembang Teknologi Pembelajaran Tahun 2021, pada 18 – 20 November 2021 di InterContinental Jakarta Pondok Indah.

Mengusung tema Serentak Bergerak Berkolaborasi Mewujudkan Sumber Daya Manusia (SDM) Unggul, kegiatan yang sempat vakum selama pandemi ini bertujuan untuk saling tukar pengetahuan, berbagi informasi, pengalaman, wawasan di antara para ahli dan praktisi terkait dengan perkembangan teknologi pembelajaran, hasil kajian, gagasan serta analisis di bidang pengembangan teknologi pembelajaran. Sehingga dapat meningkatkan peran PTP dalam menyiapkan serta menghasilkan karya-karya inovatif khususnya di era pandemi dalam mewujudkan pembelajaran yang berdaya saing. Demikian diungkapkan oleh Kepala Pusdatin Kemendikbudristek, Dr. M. Hasan Chabibie, S.T., M.Si.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Jenderal Kemendikbudristek, Ir. Suharti, M.A., Ph.D. yang memaparkan bahwa saat ini teknologi di era Revolusi Industri 4.0 menawarkan cara yang efisien dan efektif untuk mengatasi permasalahan pembelajaran tatap muka selama pandemi COVID-19, sehingga diperlukan rancangan model pembelajaran yang mendayagunakan Teknologi Informasi dan Komunikatif (TIK) selama masa Pandemi.

Disinilah peran Instansi Pembina untuk terus mendorong agar para PTP dapat berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dan sumber daya, sehingga senantiasa hadir sebagai solusi permasalahan pembelajaran melalui aspek teknologi. Suharti menambahkan,para pengembang teknologi pembelajaran harus terus mengembangkan kompetensi dirinya dengan berbagai macam mekanisme.

“Tidak harus selalu bertemu, melatih diri dengan cara tetap mencari, membangun diri secara mandiri. Tentu kolaborasi juga menjadi kunci baik itu dengan pemerintah, teman sesama PTP baik itu di Kemendikbudristek maupun di kementerian lain,” terang Suharti saat membuka simposium secara virtual, di Jakarta, pada Kamis (18/11).

Sementara itu Dr. Purwanto, M.Pd., Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Utama sekaligus Koordinator Substansi Fasilitasi Pembinaan Jabatan Fungsioonal PTP, Pusdatin Kemendibudristek menyatakan bahwa yang beda dari gelaran kali ini disbanding sebelumnya adalah, bahwa saat ini kegiatan simposium digelar melalui dua ruang yaitu luring dan daring, serta diikuti oleh tidak hanya PTP Kemendikbudristek, melainkan PTP dari lintas Kementerian sejumlah 61 Kementerian/Lembaga.

Hadir juga peserta dari berbagai kalangan yaitu guru, dosen, peneliti, maupun stakeholders lainnya, pemerhati di bidang teknologi pembelajaran. Acara ini menghadirkan narasumber dan pakar yang kompeten di bidang pengembangan SDM dan teknologi pembelajaran, seperti Prof Denise Whitelock B.Sc. M.Ed Ph.D, Director for the Institute of Educational Technology at The Open University, United Kingdom, Prof. Dr. M. Atwi Suparman, M.Sc, Prof. Ojat Darojat, Dip. Mgt., M.Bus., Ph.D., Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., Prof. Dr. Ahmad Nizar Hidayanto, M.Kom, Universitas Indonesia, dan lainnya.

Terus Bergerak PTP, Sukses Berkolaborasi Membangun Negeri!!