Pustekkom Kemendikbud Mendukung Program Gerakan Sekolah Menyenangkan Kabupaten Tangerang

0
4240

Pusat Teknologi Informasi dan Komunikasi Pendidikan dan Kebudayaan (Pustekkom Kemendikbud) menyambut baik kedatangan Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang pada Rabu, 3 Juli 2019 di Gedung Graha Tama Pustekkom Kemendikbud, dalam rangka kerja sama program Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM).

Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) merupakan salah satu program inovatif pembelajaran yang sedang dijalankan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang dengan tujuan transformasi pola pendidikan formal menjadi lebih kolaboratif, inklusif, dan menarik guna mendorong kemampuan diri siswa.

“Gerakan Sekolah Menyenangkan selain pembelajaran inovatif juga untuk mengontrol kualitas sekolah, yang instrumen penilaian dibuat oleh pengawas sekolah”, ujar Hadisa Masyhur, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang.

Program ini berupaya untuk membangun ekosistem yang kondusif seperti mencanangkan program sanitasi sekolah, ruang belajar yang indah sehat dan hijau, Kurasaki (Kurangi Sampah di Lingkungan Sekolah Kita) dengan membiasakan guru dan siswa membawa alat makan dan minum pribadi, penguatan pendidikan karakter, dan pembelajaran inovatif dengan memanfaatkan teknologi.

Sebagai pilot project, tahun 2019 terdapat 70 sekolah menjadi target pengimplementasian GSM, selanjutnya pada tahun 2020 menjadi 140, dan seterusnya hingga target 2000 sekolah tercapai. Surat Keputusan (SK) implementasi GSM langsung dikeluarkan oleh Bupati Kabupaten Tangerang. Selain itu, setiap kepala sekolah dan guru pada sekolah tersebut wajib menandatangani pakta integritas.

Pustekkom Kemendikbud selaku pemerintah pusat mendukung penuh program ini, termasuk untuk mendampingi peningkatan kapasitas teknologi informasi dan komunikasi (TIK) bagi kepala sekolah dan guru-guru agar pembelajaran inovatif pada program GSM dapat optimal.

“Pustekkom siap untuk melakukan pelatihan 70 sekolah tersebut, kami akan mempersiapkan bimbingan pemanfaatan TIK untuk pembelajaran seperti pembuatan konten pembelajaran dan implementasi model-model pembelajaran inovatif”, pungkas Gogot Suharwoto, Kepala Pustekkom Kemendikbud.

Selanjutnya Pustekkom Kemendikbud akan berkoordinasi secara teknis terkait pelaksanaan pendampingan bimbingan teknis tersebut. Pertemuan kerja sama ini diakhiri dengan penyerahan plakat secara simbolis dari Pustekkom Kemendikbud dan diakhiri dengan sesi foto bersama.

Penulis: Hendri Puspa Martasari