Peningkatan Sistem Penanggulangan Bencana di Indonesia, KISTI KOREA Siap Sumbangkan Superkomputer

0
1656

Tangerang Selatan, (18/2) – Indonesia merupakan sebuah negara yang rentan dengan bencana alam, oleh karena itu perlu adanya dukungan teknis untuk prediksi dan tanggap bencana dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi. Di lain pihak, Korea Selatan sebagai salah satu negara sahabat yang juga rentan dengan bencana alam, telah mengembangkan solusi tanggap bencana berbasis data menggunakan superkomputer.

Saat ini, terdapat 5 superkomputer yang dioperasikan oleh KISTI ( Korea Institute of Science Technology and Information) untuk membantu solusi tanggap bencana di Korea Selatan. Dan sebagai negara sahabat, Korea Selatan melalui KISTI menyampaikan usulan untuk menyumbangkan beberapa superkomputer dari Korea Selatan ke Indonesia dalam membantu membangun sistem tanggap bencana.

Dalam keterangannya dalam kunjungan ke Pusdatin Kemendikbudristek, perwakilan KISTI, Park Hanchul, menyampaikan bahwa pada pertemuan tanggal 14 Januari 2022, Tim Ahli KISTI disarankan untuk melibatkan unsur pendidikan berupa data dan informasi pendidikan, serta sumber daya pendidikan yang ada di perguruan tinggi dalam rangka digitalisasi tanggap bencana terkait pendidikan.

Park Hanchul perwakilan KISTI Korea didampingi Aries Setio Nugroho selaku Koordinator Tata Kelola TIK Pusdatin Kemendikbudristek menyampaikan hasil feasibility study kepada Sesjen Kemendikbudristek yang hadir di ruang daring

Oleh karena itu, KISTI melakukan kunjungan tanggal 14-18 Februari 2022 untuk melakukan feasibility study di berbagai instansi pemerintah Indonesia yakni BNPB, BMKG, Kemenkominfo, Bappenas, ASEAN-Korean Center, Kedutaan Besar Korea Selatan di Indonesia, termasuk ke Pusdatin Kemendikbudristek.

Feasibility study ini dimaksudkan untuk melakukan riset awal di Indonesia mengenai kebijakan IPTEK, sistem LITBANG, infrastruktur dan pemanfaatan informasi dan data di pendidikan Indonesia. Selanjutnya akan dirumuskan visi dan tujuan nasional dengan mencerminkan pengalaman Korea, solusi lokal, dan tren teknologi terkait, dan menetapkan strategi implementasi jangka pendek, menengah, dan panjang. Dan di tahap akhir adalah pembentukan infrastruktur superkomputer untuk mendukung ilmu dasar, tanggap bencana alam, dan pengembangan produk dan transfer ilmu pengetahuan operasional.

Menaggapi kunjungan KISTI ini, Sekretaris Jenderal Kemendikbud, Ibu Suharti, MA., Ph.D. menyambut baik.

“Kami siap membuka pintu selebar-lebarnya kepada pihak KISTI, apa saja yang diperlukan, data-data, baik terkait pendidikan dasar, menengah, hingga ke pendidikan tinggi di Indonesia, silakan, dapat dikomunikasikan kepada Pak Hasan Chabibie selaku provider Data Pendidikan di Kemendikbudristek”, jelas Suharti yang tersambung melalui ruang daring.

Sesjen Kemendikbudristek, Kapusdatin Kemendikbudristek, dan Plt. Kepala Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat (BKHM) Kemendikbudristek hadir secara daring

Hadir juga secara daring Plt. Kepala Biro Kerja Sama dan Humas Kemendikbudristek, Anang Ristanto dan Kepala Pusdatin Kemendikbudristek, M. Hasan Chabibie. Sementara hadir secara luring di Ruang Rapat Pusdatin Kemendikbudristek dihadiri Koordinator Tata Kelola TIK Pusdatin Kemendikbudristek, Aries Setio Nugroho sementara dari pihak KISTI Korea diwakili Park Hanchul dan Choi Younkeun.

Pewarta/Foto : Muhammad Totok Prabowo

Editor : Mgs. Fisika F