ISODEL 2021 Teknologi Pendidikan di Era Normal Baru

0
594

Jakarta, (28/10) – Pusdatin Kemdikbudristek akan menyelenggarakan kembali International Symposium on Open, Distance and e-Learning, (ISODEL) tahun 2021 pada 1- 3 Desember 2021. Mengusung tema Teknologi Pendidikan di Era Normal Baru Sekarang dan Akan Datang, Pusdatin akan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan pendidikan, peneliti, pendidik, akademisi komunitas dan praktisi di Indonesia maupun seluruh dunia menanggapi dinamika dan tantangan yang ada.

ISODEL akan diselenggarakan dalam bentuk virtual selama tiga hari mulai 1 hingga 3 Desember 2021. Sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan sekaligus menjadi bagian dari sosialisasi kegiatan ISODEL, maka pada Rabu (27/10) malam Pusdatin Kemdikbudristek akan menyelenggarakan Serial Webinar yang diberi nama “Road to ISODEL”.

Dr. M. Hasan Chabibie, M.Si. selaku Kepala Pusdatin Kemendikbudristek, membuka acara Road to ISODEL 2021 ini dengan menyampaikan rasa bangganya karena pada tahun 2021 ini PUSDATIN bisa menggelar kembali ISODEL (International Symposium on Open, Distance and e-Learning) serta memberikan pemaparan terkait ISODEL 2021. Agenda ISODEL 2021 mengusung tema “Teknologi Pendidikan di Era New Normal: sekarang dan akan datang”.

PUSDATIN sendiri sudah pernah beberapa kali menyelenggarakan agenda ISODEL mulai dari tahun 1995-2018 di berbagai kota yaitu Yogyakarta, Bali, Bandung dan Surabaya. Tentu, dalam proses sejarah, agenda ISODEL ini sangat relate dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang hadir di masa-masa itu.

Ini juga yang kemudian menginspirasi PUSDATIN pada saat akan menyelenggarakan ISODEL di tahun 2021 ini, karena mengingat tentu saja perkembangan teknologi informasi, pemanfaatannya, distance dan e-learning ini menjadi sesuatu yang jamak dan menjamur, terlebih didorong dengan situasi pandemi Covid-19.

Dr. M. Hasan Chabibie menyampaikan tema ISODEL 2021

Pusdatin sudah melakukan beberapa kegiatan terkait dengan ISODEL 2021 seperti melakukan kegiatan pra peluncuran ISODEL, melakukan sosialisasi dengan IDLN, UPI, Atdikbud, Seamolec dan beberapa kementerian (Kominfo, Kemendagri, Kementan, Kementerian ESDM, dll) serta beberapa operator seluler dan start-up pendidikan yang sudah bekerjasama dengan Pusdatin.

Kemudian terdapat beberapa kegiatan booth, venue dan agenda yang akan dilaksanakan dalam ISODEL 2021 yaitu Discussion Panels (Webinar), Isodel Talk (Podcast), Media Center Lounge, Exhibition Booth, Leaders Talk Zoom Meeting, Creative Gallery & Culture, Educational Technology Gallery, dan Main Stage Entertainment.

Fitur-fitur ISODEL daring

Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi yang disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Kemdikbudristek Ir. Suharti, M.A., Ph.D. terkait “Strategi Pembelajaran di Masa Pandemi dan Era Kebiasaan Baru”. Ada 2 topik bahasan yang dipaparkan yaitu bagaimana Kemendikbudristek mendorong pemulihan pasca pandemi di sektor pendidikan dan apa strategi Kemendikbudristek di era kebiasaan baru.

Untuk mendorong pemulihan pasca pandemi, terdapat 4 hal yang sudah dipersiapkan yaitu Kesiapan Pembukaan PTM Terbatas, Disiplin Prokes, Screening Masuk Satuan Pendidikan, dan Surveilans Warga Satuan Pendidikan. Selanjutnya, strategi yang akan dilakukan oleh Kemendikbudristek tetap mengacu pada konsep merdeka belajar bahwa payung utamanya adalah pendidikan berkualitas untuk seluruh rakyat Indonesia.

Dalam mewujudkan strategi tersebut terdapat beberapa platform yang dapat digunakan yaitu yang pertama terkait dengan manajemen sumber daya sekolah, kemudian platform guru penggerak, platform kesiapan karir dan platform kurikulum. Diantara platform-platform tersebut, beberapa juga saat ini sudah ada yang dijalankan.

IIr. Suharti, M.A., Ph.D., Sekretaris jenderal Kemendikbudristek memaparkan Pandemi menyebabkan kesadaran pentingnya digitalisasi sekolah

Beliau juga menghimbau bahwa saat ini kita tetap harus menjaga diri dan memastikan serta menjaga warga satuan pendidikan, dari murid, guru dan tenaga pendidik agar tetap aman tetapi proses pembelajaran juga harus tetap dipastikan terjadi secara berkualitas. Oleh karena itu, berbagai macam teknologi ini didorong agar proses pembelajaran dapat dilaksanakan dengan lebih baik lagi dan harapannya mulai sekarang semakin banyak yang mendaftarkan diri untuk berbagi ilmunya di dalam ISODEL 2021.

 

Kemudian dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D. menyampaikan bahwa selama pandemi 2 tahun ini perguruan tinggi melakukan adaptasi yang sangat pesat dan ini justru mengakselerasi online dan e-learning yang selama ini kita dorong bersama. Untuk itu disediakan dukungan secara nasional, mulai dari memperkuat jaringan internet melalui kerjasama dengan KOMINFO, memperkuat moodle sebagai platform nasional melalui SPADA, serta LMS melalui Google Classroom.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Prof. Ir. Nizam, M.Sc., DIC., Ph.D

Sejauh ini sudah dilakukan transformasi melalui Kampus Merdeka, dimana salah satu programnya adalah pertukaran mahasiswa. Akselerasi ini didapat saat pandemi berlangsung. Kemudian pembelajaran juga bukan hanya pembelajaran daring, namun juga membentuk karakter dan perilaku serta akhlak para mahasiswa. Dan itu dilakukan dengan berbagai macam program kerelawanan, seperti untuk mitigasi pandemi, ekonomi, pembelajaran dari rumah, dsb.

Selanjutnya penelitian dari perguruan tinggi juga banyak dilakukan selama masa pandemi dengan melakukan riset-riset terapan yang menghilir. Kampus Mengajar juga bagian dari memastikan pembelajaran berjalan untuk seluruh anak-anak. Jadi ini suatu bentuk dari pembelajaran terbuka dimana semua ikut terlibat bergotong royong memastikan pembelajaran tetap terjadi di tengah masa pandemi.

Di tahun 2021 ini telah diresmikan ICE Institute sebagai MOOC Nasional kolaborasi 15 perguruan tinggi yang bersama-sama menyediakan pembelajaran jarak jauh melalui e-learning yang dapat diakses oleh seluruh mahasiswa dari sabang-merauke.

” Selain itu kita juga memperkuat SPADA sebagai platform pembelajaran daring secara nasional yang dapat digunakan oleh seluruh perguruan tinggi,” ujar Nizam.

Disampaikan juga bahwa pembelajaran yang diperoleh dari pandemi ini justru mengakselerasi penggunaan teknologi digital di dalam pendidikan, dalam pembelajaran online dan transformasi digital di perguruan tinggi, serta memperluas akses melalui pemanfaatan teknologi. Beliau berharap agar semangat gotong royong untuk mencerdaskan kehidupan bangsa terus menggelora selama masa pandemi ini.

Targetkan 1.000 peserta

Dalam kesempatan ini disampaikan juga oleh Sesjen Kemdikbudristek bahwa ditargetkan 1.000 partisipan akan mendaftar di ISODEL 2021, makalah-makalah terpilih dari para peserta akan diterbitkan secara gratis, kemudian ada pilihan untuk menerbitkan makalah dengan jurnal yang terindeks Scopus atau Sinta dengan mitra yang bekerja sama.

Dengan capaian salah satu sumber belajar yakni Portal Rumah Belajar yang sudah memiliki lebih dari 21 Juta pengguna, optimis bahwa produk layanan yang dimiliki kemendikbudristek memenuhi kebutuhan dari masyarakat, sebagai bagian menjaga nyala api belajar peserta didik di Indonesia, ujar Hasan menambahkan.

Makalah bisa dikirimkan melalui email isodel@kemdikbud.go.id dan website isodel.kemdikbud.go.id. Dan pada malam ini sebagai sebuah bagian dari road to ISODEL 2021, Pusdatin telah membuka registrasi di website isodel.kemdikbud.go.id.

Daftar ISODEL 2021 pada website isodel.kemdikbud.go.id

Kegiatan Peluncuran Road to ISODEL 2021 dapat disaksikan melalui:

YouTube Kemendikbud RI

https://youtu.be/JJECmSK443A

Televisi Edukasi

https://youtu.be/nb5EkeORNO8

Rumah Belajar

https://youtu.be/cqTJ6GdayNE